Pengertian OOP

OOP (Object Oriented Programming) adalah suatu metode pemrograman yang berorientasi kepada objek. Tujuan dari OOP diciptakan adalah untuk mempermudah pengembangan program dengan cara mengikuti model yang telah ada di kehidupan sehari-hari. Jadi setiap bagian dari suatu permasalahan adalah objek, nah objek itu sendiri merupakan gabungan dari beberapa objek yang lebih kecil lagi. Saya ambil contoh Pesawat, Pesawat adalah sebuah objek. Pesawat itu sendiri terbentuk dari beberapa objek yang lebih kecil lagi seperti mesin, roda, baling-baling, kursi, dll. Pesawat sebagai objek yang terbentuk dari objek-objek yang lebih kecil saling berhubungan, berinteraksi, berkomunikasi dan saling mengirim pesan kepada objek-objek yang lainnya. Begitu juga dengan program, sebuah objek yang besar dibentuk dari beberapa objek yang lebih kecil, objek-objek itu saling berkomunikasi, dan saling berkirim pesan kepada objek yang lain.

 

 

 

 

Dalam pemograman berorientasi Objek dikenal Ada beberapa pengertian dasar yang harus kita ketahui yaitu:

 

1.Class, dimana class adalah merupakan penggambaran dari sebuah objec atau benda,sifat objek, dan juga apa yang bisa dilakukan oleh objek tersebut.

 

 

2.Object, adalah merupakan suatu bentuk dari class.

Kalau kita mengikuti analogi di atas, maka object dari class HEWAN adalah Burung, KAMBING, AYAM, KUDA. Mereka adalah CONTOH dari class HEWAN. Semua dari mereka adalah HEWAN yang mempunyai nama, kaki, Jenis makanan dst. Dan bisa berlari, bersuara, berkembang biak dll.

 

contoh :

public class Peliharaanmu{

public static void main(String[] args){

Hewan punyaku=new Hewan();

punyaku.hewanku();

}

}

 

 

 

3.Inheritance, yaitu salah satu bentuk teknis untuk membuat sebuah class lebih spesifik lagi.

Sebagai contoh dari kasus ini menurut analogi di atas. Misalkan kita akan membuat class yang lebih spesifik dari ORANG yaitu siswa/student. Maka class ini mempunyai properti tambahan sekolah tempat dia belajar. Akan tetapi, semua properti sebagai orang ada juga pada class siswa ini.

 

Contoh:

Public Class ORANG_TUA

 

‘variabel untuk menampung nama bapak

Private XBapak As String

 

‘variabel untuk menampung nama ibu

Private XIbu As String

 

‘property (atribut/informasi) class

Public Property Nama_Bapak() As String

‘Get : hanya ijinkan akses data

Get

Return XBapak

End Get

‘Set : mengijinkan ubah data

Set(ByVal value As String)

XBapak = value

End Set

End Property

 

‘property (atribut/informasi) class

Public Property Nama_Ibu() As String

Get

Return XIbu

End Get

Set(ByVal value As String)

XIbu = value

End Set

End Property

 

End Class

 

Turunkan dengan inheritance :

Public Class ANAK_WANITA

 

‘membuat turunan dari base class

Inherits ORANG_TUA

Private XWanita As String

Private XUsia_W As String

 

Public Property Nama_Wanita() As String

Get

Return XWanita

End Get

Set(ByVal value As String)

XWanita = value

End Set

End Property

Public Property Usia_Wanita() As Byte

Get

Return XUsia_W

End Get

Set(ByVal value As Byte)

XUsia_W = value

End Set

End Property

End Class

 

 

 

4.Encapsulation, yaitu mengemas suatu objek sehingga pada saat kita akan memakai objek tersebut kita tidak perlu lagi tahu tentang detail bagaimana suatu action itu terjadi.

Contoh dalam hal ini, misal siswa (suatu object) sedang menulis (method). Maka detail dari tentang cara siswa itu menulis (bagaimana otot tangan itu  bekerja untuk menulis, bagaimana sistem saraf pusat  memerintahkan untuk menulis) kita tidak perlu mengerti. Kita hanya melihat si siswa sedang menulis.

 

Contoh :

class Siswa

{

String nama;

String nim;

void isiData ( String namaku,String nimku )

{

nama = namaku;

nim = nimku;

}

String ambilNama()

{

return nama;

}

String ambilNim()

{

return nim;

}

}

public class Mahasiswa

{

public static void main ( String [] args)

{

Siswa mahasiswa_itn = new Siswa(); //membuat variable instant

mahasiswa_itn.isiData(“Dina Damayanti”,”0412585″);

System.out.println( “Nama : ” + mahasiswa_itn.ambilNama());

System.out.println( “Nim : ” + mahasiswa_itn.ambilNim());

}

}

 

 

 

5.Polymorphism, yaitu suatu object bisa bertindak lain terhadap message/method yang sama.

Misalkan kita punya satu class hewan dan diturunkan menjadi dua class hewan berkaki dua dan hewan berkaki empat. Ketika hewan berkaki dua melakukan method makan maka yang dilakukan adalah makan dengan paruhnya, dan ketika hewan berkaki empat juga makan maka dia akan menggunakan mulutnya. Keduanya melakukan aksi yang sama yaitu makan akan tetapi perlakuannya lain..

 

Contoh :

class Binatang

{

public void info()

{

System.out.println(” Info tentang Hewan : “);

}

}

class Herbivora extends Binatang

{

public void info()

{

System.out.println (“Info pada herbivora: Memakan makanan berupa tumbuh – tumbuhan”);

}

}

class Kelinci extends Herbivora

{

public void info()

{

System.out.println(“Info pada Kelinci: Memakan makanan berupa wortel”);

}

}

public class Polimorfisme

{

public static void main(String[] args)

{

Herbivora herbivora;

Kelinci kelinciku;

Binatang hewan;

herbivora=new Herbivora();

kelinciku=new Kelinci();

hewan=herbivora;

hewan.info();

hewan=kelinciku;

hewan.info();

}

}

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: